NEWS

Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Tanjab Timur: Merawat Tradisi, Menguatkan Ukhuwah

Tanjung Jabung Timur, 28 September 2026 — Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Tanjung Jabung Timur perdana membuat kegiatan yang berlangsung pada Senin, 28 September 2026, bertempat di Sekretariat PC Ansor Tanjung Jabung Timur, tersebut diikuti oleh jajaran Ansor-Banser, Fatayat NU, serta masyarakat umum.

Majelis ini dikemas dengan rangkaian kegiatan keagamaan dan intelektual, mulai dari pembukaan, pembacaan istighotsah, pengajian kitab, diskusi dan tanya jawab, hingga doa bersama.

Suasana majelis berlangsung khidmat. Pembacaan istighotsah menjadi momentum untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memohon keberkahan, keselamatan, serta kemaslahatan bagi masyarakat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian kitab yang menghadirkan sejumlah pemateri dengan kajian keilmuan yang berbeda.

Tiga kitab menjadi bahan kajian dalam majelis tersebut. Buya Zulhelmi Hasyim menyampaikan kajian dari kitab Adabul Alim wal Muta’allim, yang mengangkat pentingnya adab dalam hubungan antara guru, ilmu, dan peserta didik karangan KH. Hasyim Asy’ari.

Sementara itu, Gus M. Syafi’i As’ad AR selaku Ketua PC MDS Rijalul Ansor Tanjung Jabung Timur membahas kitab Arrisalatut Tauhidiyah, dengan materi yang berkaitan dengan pemahaman dan penguatan nilai-nilai tauhid karangan KH. Hasyim Asy’ari.

Adapun K. Indra Syarif Hidayat menyampaikan kajian kitab Safinatun Najah, salah satu kitab dasar yang banyak dipelajari dalam tradisi pendidikan keislaman, khususnya dalam bidang fikih karangan Syekh Salim bin Sumair Al-Hadrami merupakan kitab fikih mazhab Syafi’i.

Menariknya, kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi. Peserta diberikan ruang untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada para pemateri. Dialog tersebut menjadi bagian penting dalam membangun tradisi keilmuan yang terbuka, sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan.

Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor ini tidak hanya menjadi forum pengajian, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi kader dan masyarakat. Kehadiran Ansor-Banser, Fatayat, dan masyarakat umum menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan lintas kelompok.

Di tengah perubahan zaman dan derasnya arus informasi, keberadaan majelis dzikir, sholawat, dan kajian kitab memiliki arti penting dalam menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam. Tradisi tersebut tidak hanya diwariskan melalui pembacaan kitab, tetapi juga melalui keteladanan, silaturahmi, dialog, dan kebersamaan.

Bagi Rijalul Ansor Tanjung Jabung Timur, kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya membangun kader yang tidak hanya aktif dalam kehidupan sosial dan organisasi, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan dan wawasan keislaman yang kuat.

Melalui majelis dzikir dan sholawat, semangat merawat tradisi dan menguatkan ukhuwah terus dihidupkan. Dari majelis sederhana di Sekretariat PC Ansor Tanjung Jabung Timur, diharapkan tumbuh semangat untuk terus belajar, bersilaturahmi, serta menghadirkan nilai-nilai keislaman yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Majelis dzikir, sholawat, dan kajian kitab pun menjadi ruang untuk mempertemukan tradisi, ilmu, dan persaudaraan dalam satu majelis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *