TANJABTIM – Sebanyak 13 calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) periode 2026–2031 mengikuti tahapan seleksi kompetensi setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Seleksi yang mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 10 Tahun 2025 tersebut dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jalan Diponegoro, Kompleks Perkantoran Bukit Menderang, Senin (21/9/2026).
Tahapan seleksi kompetensi meliputi tes pengetahuan dasar berbasis Computer Assisted Test (CAT) serta penulisan makalah. Kedua tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur kapasitas, wawasan, serta kemampuan para peserta dalam memahami persoalan pengelolaan zakat dan kelembagaan BAZNAS.
Berdasarkan jadwal resmi Panitia Seleksi (Pansel), hasil seleksi kompetensi akan diumumkan pada 23 September 2026. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya akan mengikuti seleksi wawancara pada 24–25 September 2026.
Dalam tahap wawancara, peserta akan diminta memaparkan dan memperdalam visi, misi, program kerja, serta substansi makalah yang telah disusun.
Sementara itu, pengumuman hasil akhir seleksi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Tanjung Jabung Timur periode 2026–2031 dijadwalkan pada 5 Oktober 2026.
Ketua Pansel Calon Pimpinan BAZNAS Tanjabtim, H. Suhas Purrojani, S.Sos., didampingi Kabag Kesra Drs. Pertadi Kusuma, M.H. serta jajaran Pansel dari Kementerian Agama, mengatakan bahwa seluruh tahapan seleksi merupakan bagian dari mekanisme resmi untuk mendapatkan figur yang memiliki kompetensi sekaligus integritas.
“Sebanyak 13 peserta yang lolos administrasi hari ini mengikuti tes pengetahuan dasar dan penulisan makalah. Untuk tim penguji, kami percayakan sepenuhnya kepada pihak Kemenag yang dinilai berkompeten dan memiliki kredibilitas dalam penilaian,” ujar Suhas.
Menurutnya, proses seleksi tidak semata-mata mengukur pengetahuan keagamaan dan pemahaman peserta mengenai pengelolaan zakat. Lebih dari itu, seleksi juga diarahkan untuk melihat komitmen dan kesiapan calon pimpinan dalam membangun BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Suhas berharap seluruh rangkaian seleksi dapat berjalan secara objektif dan transparan sehingga menghasilkan pimpinan BAZNAS yang memiliki kapasitas serta mampu membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
“Harapannya, proses seleksi ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang benar-benar mampu menjalankan amanah dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat untuk kemaslahatan masyarakat,” katanya.
Ke-13 peserta yang mengikuti seleksi berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari tokoh masyarakat, ulama, hingga kalangan profesional. Keragaman tersebut menjadi bagian dari dinamika proses penjaringan calon pimpinan BAZNAS Tanjabtim.
Berikut nama-nama peserta yang mengikuti seleksi:
- Juni Nugraha W. – Tokoh Masyarakat
- Buhori – Tokoh Masyarakat
- H. Syarifuddin – Ulama
- Ratijo – Tokoh Masyarakat
- Nurjali – Ulama
- Sisran – Ulama
- Dian Melydia – Ulama
- Bambang Irawan – Ulama
- Masjaya – Ulama
- Samsedi – Ulama
- Ahmad Najib – Profesional
- Ribut Suwarsono – Profesional
- Sawaluddin – Ulama
Dengan masih tersisa tahapan wawancara dan pengumuman akhir, perhatian publik kini tertuju pada proses penetapan pimpinan BAZNAS Tanjabtim yang akan mengemban amanah untuk periode 2026–2031.